• HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
  • Login
Muslimat NU
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
No Result
View All Result
Muslimat NU
No Result
View All Result
Home JEJAK & HIKMAH

Perempuan Mulia yang Meminum Air dari Langit

Ini kisah ajaib Ummu Aiman ketika berhijrah

15 Oktober 2020
in JEJAK & HIKMAH
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Sebuah kisah yang sangat mengharukan datang saat hijrah Rasulullah SAW. Seorang perempuan mulia bernama Ummu Aiman hijrah dalam keadaan puasa. Hebatnya lagi pengasuh Rasulullah SAW ini hijrah sendirian dan berjalan kaki dari Mekah ke Madinah.

Suasana padang pasir yang sepi dan cuaca yang terik membuat Ummu Aiman sangat haus. Bahkan dirinya hampir meninggal. Tiba saat berbuka, tidak ada bekal air yang diminum untuk melepaskan rasa dahaga. Tentu keadaan ini membuat kondisi tubuh Ummu Aiman semakin terpuruk.

RelatedPosts

Belajar dari Buku: HADRATUSSYAIKH KH. M. HASYIM ASY’ARI, Sang Pemersatu Umat Islam Indonesia (Pemikiran Reflektif Socio-Religious KH. Abdul Hakim Mahfudz)

Sholichah Munawwaroh,  Ibu Sang Bapak Pluralisme, Sang Ayam Induk

Syarat Pahala adalah Keikhlasan

Di tengah lunglai tubuhnya dan kehausan yang amat sangat, tiba-tiba ada keajaiban datang. Tiba-tiba didapatinya setimba air terulur dari langit dengan tali timba yang berwarna putih. Ummu Aiman kemudian meminumnya.

Dalam sebuah riwayat disebutkan Ummu Aiman berkata, “Sesudah minum air itu, aku tidak merasakan haus lagi. Meskipun aku berpuasa di tengah hari yang biasanya aku merasa haus, kini aku tidak merasakan haus setelah minum air itu.

Sejak saat itu, jika aku berpuasa pada hari yang sangat panas, aku tidak pernah merasakan haus.” Kemudian Ummu Aiman menuturkan, “Sejak itu, aku berpuasa di siang yang panas dan berjalan di bawah terik matahari agar aku merasa haus, namun aku tidak pernah merasakan dahaga.”

Rasulullah SAW sangat menghormati Ummu Aiman dan hubungan keduanya sangat dekat. Bahkan Rasulullah SAW memanggilnya dengan ibu. Nabi Muhammad SAW juga pernah berkata, “Wanita ini adalah anggota keluargaku yang masih tersisa.” Pada kesempatan lain dia juga pernah berkata, “Ummu Aiman adalah ibuku setelah ibuku (wafat).”

Ummu Aiman adalah seorang hamba sahaya yang diwariskan kepada Muhammad dari ayahnya, Abdullah bin Abdul Mutalib. Beliaulah yang mengasuh Nabi Muhammad SAW hingga usia dewasa. Ummu Aiman dimerdekakan ketika Rasulullah SAW menikah dengan Khadijah binti Khuwailid.

Ummu Aiman mengasuh Muhammad kecil dengan penuh kelembutan. Perempuan mulia ini wafat pada masa khalifah Utsman bin Affan, bertepatan 20 hari setelah wafatnya Umar.

Tags: HijrahUmmu Aiman

Related Posts

Belajar dari Buku: HADRATUSSYAIKH KH. M. HASYIM ASY’ARI, Sang Pemersatu Umat Islam Indonesia (Pemikiran Reflektif Socio-Religious KH. Abdul Hakim Mahfudz)
BERITA

Belajar dari Buku: HADRATUSSYAIKH KH. M. HASYIM ASY’ARI, Sang Pemersatu Umat Islam Indonesia (Pemikiran Reflektif Socio-Religious KH. Abdul Hakim Mahfudz)

Sholichah Munawwaroh,  Ibu Sang Bapak Pluralisme, Sang Ayam Induk
BERITA

Sholichah Munawwaroh,  Ibu Sang Bapak Pluralisme, Sang Ayam Induk

Memaafkan orang lain, maka Allah Swt memaafkan kita.
JEJAK & HIKMAH

Syarat Pahala adalah Keikhlasan

Next Post
Webminar Pra Mukernas INKOPAN Muslimat NU

Webminar Pra Mukernas INKOPAN Muslimat NU

Ibu Khofifah Mengundang Wapres Membuka Mukernas Muslimat NU

Ibu Khofifah Mengundang Wapres Membuka Mukernas Muslimat NU

Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU Gelar Webinar Pra Mukernas VI YKM NU 2020

Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU Gelar Webinar Pra Mukernas VI YKM NU 2020

No Result
View All Result

Channel Youtube

https://youtu.be/lxHnD_ro48Q
  • Advertise
  • Careers
  • Hubungi Kami

© 2025 MuslimatNU.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030

© 2025 MuslimatNU.or.id