Pimpinan Pusat Muslimat NU bekerja sama dengan PT Paragon Technologi & Innovation untuk mengadakan program Wardah Women Preuner disingkat dengan WWP. Program pelatihan ini diperuntukkan bagi masyarakat khususnya warga Muslimat NU agar mandiri secara ekonomi.
Program WWP tahun 2020 diperuntukkan di 10 propinsi dan telah dilaksanakan di 8 propinsi secara offline. Untuk Maluku Utara telah dilaksanakan pada hari Sabtu tgl 5 September 2020. Dalam kesempatan tersebut hadir 50 peserta dari seluruh perwakilan Kabupaten seluruh Maluku Utara. Peserta sangat antusias dan semangat mengikuti pelatihan ini, demikian disampaikan oleh ketua tim Wardah PPMNU Hj. Nelly Wahid.
WWP ini bertujuan agar warga Muslimat NU bukan hanya sekedar memakai produk halal Wardah tapi juga agar warga Muslimat NU menjadi Beauty Agen Wardah secara online untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Hal ini sebagai langkah nyata Muslimat NU dalam berdakwah bil mal yaitu pemberdayaan ekonomi kerakyatan atau umat terutama kaum perempuan, khususnya bagi anggota Muslimat NU.
Founder Wardah, Ibu Nurhayati Subakat dalam sambutannya memberikan tips bagaimana mengembangkan bisnis untuk sukses agar terus maju dan menjadi yang terbaik. “ Ada lima hal yang mampu membuat kita menjadi sukses. Pertama adalah ke-Tuhan -an sehingga menimbulkan sikap optimis, kejujuran dan kemandirian. Kedua kepedulian terhadap sesama. Ketiga adalah sikap rendah hati dan keempat adalah ketangguhan. Terakhir adalah inovasi. Dan program WWP ini adalah salah satu inovasi,” ungkap Ibu Nurhayati.
Menurut Ibu Nurhayati, program womanpreneur ini bisa menjadikan perempuan sebagai ujung tombak dalam pemulihan ekonomi.” Program ini bagian dari menaikkan ekonomi kembali. Ibu adalah bagian dari pejuang ekonomi di saat pandemi COVID ini,” tambah ibu Nurhayati.
Dalam sambutannya Ketua Umum PP Muslimat NU mengatakan pentingnya kemandirian ekonomi. “ Dalam pendiriannya Nahdlatul Ulama didirikan dengan tiga pilar yaitu Nahdlatul Wathan, Taswirul Afkar dan Nahdlatut Tujjar. Pertama adalah tentang nasionalisme, kedua tentang pemikiran dan ketiga adalah penguatan ekonomi. Yang ketiga ini masih sering missing link. Bagaimana ini bisa kita kuatkan lagi. Program ini adalah salah satu caranya,” ungkap Ibu Hj. Khofifah.
Kegiatan Pelatihan Women Preuner bekerjasama PP Muslimat NU – Wardah ini telah dilaksanakan secara langsung di beberapa kota yaitu di Semarang, Makasar, Batam, Bali, Tanjung Selor, Malang, Kendari, Makasar dan Jakarta. Di masa Pandemi COVIC-19 seperti ini pelatihan secara langsung tidak memungkinkan lagi, maka untuk melanjutkan program yang manfaatnya besar ini pelatihan dilaksanakan secara daring (online) untuk 2 propinsi / kota berikutnya yaitu Maluku Utara dan Papua Barat.
Dalam pelatihan tersebut juga dipraktekkan bagaimana menjadi member produk Wardah.
Acara webinar ini dihadiri oleh PWNU Maluku Utara dan tim PP Muslimat NU. Turut memberikan sambutan ketua PW Muslimat NU Maluku Utara dan ketua Periodik Muslimat NU.







