muslimatnu.or.id. PAC Muslimat NU Kecamatan Pesantren Kota Kediri membagikan 1000 masker dan sejumlah uang kepada anak yatim dan duafa wilayahnya. Bantuan ini sebagai bagian dari pencegahan virus COVID 19. Hal ini dilakukan untuk mendukung Gerakan Jatim Bermasker.
“Kami melakukan baksos dengan membagikan masker dan santunan di Kantor BPBD Kota Kediri. Total yang dibagikan ada 1.000 masker. Selain itu, pihaknya juga menyalurkan sejumlah uang santunan kepada 62 anak yatim dan 31 orang duafa. Untuk baksos kali ini, kami gelar secara bersamaan di 31 ranting yang berada di wilayah Muslimat NU Ancab Pesantren,” ungkap Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Pesantren Kota Kediri, ibu Siti Asiyah, seperti dilansir laman bangsaonline.com.
Ditambahkan oleh ibu Siti, agenda tersebut direalisasikan sebagai wujud mendukung Gerakan Jatim Bermasker. “ Ini juga sebagai wujud kepedulian Muslimat NU terhadap sesama, terlebih lagi di masa pandemi Covid-19. Khususnya bagi masyarakat kurang mampu, terutama kaum duafa dan anak yatim,” ungkap ibu Siti.
Sedangkan Sekretaris PAC Muslimat NU Pesantren Kota Kediri, Ibu Endah Andarwati menyatakan bahwa tujuan program baksos tersebut adalah meringankan beban masayarakat kurang mampu. “Untuk pembagian 1.000 masker ini, bukan hanya dari swadaya Muslimat NU, tapi kami bekerja sama dengan BPBD Kota Kediri, Polsek, dan pihak terkait lainnya. Acara ini juga sebagai rangkaian dari agenda rutin yang kami gelar tiap akhir tahun,” kata Ibu Endah.
Disebutkan bahwa sebelum melakukan pembagian ribuan masker ke 31 ranting, PAC Muslimat NU Pesantren, mereka terlebih dahulu berkumpul di Kantor BPBD Kota Kediri. Setelah itu menyebar ke seluruh ranting dan mendistribusikan bantuan sosial dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Syamsul Bahri sangat mengapresiasi upaya PAC Muslimat NU Kecamatan Pesantren yang mendukung Gerakan Jatim Bermasker.
“Secara total, dalam pencegahan Covid-19 ini, kami menyiapkan 15.000 masker. Bantuan APD tersebut kami salurkan bersama lembaga terkait dan pihak lain, termasuk dengan Muslimat NU Ancab Pesantren ini,” ujar Syamsul. Syamsul berharap, Program Baksos Muslimat NU Pesantren Kota Kediri dapat ditindaklanjuti pada masa mendatang serta diikuti oleh instansi lain yang memiliki kepedulian sama, dalam hal pencegahan virus corona.






