Bulan Ramadan merupakan momen penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama. Kebutuhan rumah tangga masyarakat umumnya meningkat, terutama untuk memenuhi kebutuhan sahur, berbuka puasa, serta persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kebutuhan terhadap bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur dan daging biasanya mengalami peningkatan permintaan yang cukup signifikan seiring semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri.

Peningkatan permintaan tersebut kerap diikuti dengan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasaran. Kondisi ini dapat memberikan tekanan terhadap daya beli masyarakat, khususnya bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah atau pra-sejahtera. Bagi keluarga dhuafa, anak yatim dan piatu, lansia, penyandang disabilitas serta pekerja sektor informal seperti buruh harian lepas, kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri seringkali menjadi beban tambahan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Kegiatan sosial berbasis kepedulian masyarakat menjadi salah satu bentuk dukungan yang penting untuk membantu meringankan beban kelompok masyarakat yang membutuhkan. Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) secara konsisten menyelenggarakan kegiatan Amaliyah Ramadan sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam menjalankan peran sosial kemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, PP Muslimat NU melaksanakan banyak program dari ibadah amaliah keagamaan, seperti tadarus, khatmil qur’an, pesantren balita, kajian tafsir online, yang tak kalah penting juga kegiatan sosial dilaksanakan distribusi pembagian paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan, seperti dhuafa, anak yatim dan piatu, lansia, penyandang disabilitas serta pekerja sektor informal. Selain itu, bertempat di kantor PP Muslimat NU pada hari Sabtu, 24 Ramadan 1447 H./ 14 Maret 2026 juga menyelenggaraan pasar murah untuk memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Nampak hadir dan menyapa masyarakat Ibu Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Ibu Khofifah disela kesibukannya, dan sebelumnya dalam sambutan dan resmi acara dibuka Ketua PP Muslimat NU, Mentri KPPA RI Arifah Fauzi menyatakan sebagai organisasi perempuan terbesar dalam lingkungan Nahdlatul Ulama, Muslimat NU memiliki jaringan organisasi yang luas hingga tingkat akar rumput. Hingga saat ini, Muslimat NU memiliki 37 Pimpinan Wilayah di tingkat provinsi, 10 Pimpinan Cabang Istimewa di luar negeri, 560 Pimpinan Cabang di tingkat kabupaten/kota, 5.225 Pimpinan Anak Cabang di tingkat kecamatan, serta lebih dari 36.000 Pimpinan Ranting di tingkat kelurahan dan desa.
“Dengan jaringan organisasi yang luas tersebut, Muslimat NU secara aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat” imbuh ibu 4 putra putri ini.
Kegiatan yang diprakarsai Bidang Ekonomi PP Muslimat NU bekerjasama apik dengan Artha Graha Peduli melayani paket sembako murah dengan tema : “Murah, Berkah dan Berfaedah”, dilaksanakan perdana di PP Muslimat NU hari ini dan insyaAllah sesudah lebaran akan dilaksanakan dibeberapa titik” imbuh Ketua Panitia Hj. Patimasang yang akrab disapa Kak Ima.




