• HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
  • Login
Muslimat NU
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
No Result
View All Result
Muslimat NU
No Result
View All Result
Home BERITA

Selamat HUT ke 80 Muslimat NU: Merawat Tradisi, Meneguhkan Kemandirian dan Meneduhkan Peradaban .

Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah : "Ibu Ibu Adalah Pilar Penting di Tengah Dunia yang Bergejolak".

4 April 2026
in BERITA, NASIONAL
0
Selamat HUT ke 80 Muslimat NU: Merawat Tradisi, Meneguhkan Kemandirian dan Meneduhkan Peradaban .
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

29 MARET 2026 di Surabaya tepatnya, Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengajak Ibu Ibu khusunya pengurus PW Muslimat NU, Pengurus Cabang, Anak Cabang dan anggota Muslimat NU di seluruh Indonesia dan di luar negeri melanjutkan perjuangan dan ikut menyangga Indonesia tetap tangguh dalam situasi mengahdapi ekses perang dan langkanya energi dan ancaman krisis ekonomi.

Dalam menapaki dan melanjutkan perjuangan di HUT Muslimat NU yang ke- 80, Khofifah menghimbau Muslimat untuk terus istiqomah merawat tradisi, menguatkan kemandirian dan meneduhkan peradaban selaras dengan PP Muslimat NU yang menetapkan tema HUT ke 80 Muslimat NU tahun 2026 adalah Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneduhkan Peradaban.

RelatedPosts

Pelantikan Pengurus Cabang Istimewa PCI Muslimat NU Mesir di hadiri Asosiasi Profesor Muslimat NU

APMNU Jajaki Kerja Sama dengan Liga Universitas Islam se-Dunia dan Suez Canal University

APMNU Perkuat Jejaring Akademik Indonesia–Mesir lewat KBRI Kairo dan Universitas Al-Azhar

Tiga frasa kunci tersebut menurut Khofifah karena ia adalah pondasi penting untuk menciptakan masyarakat yang kuat dan berbudaya tinggi, meneguhkan jati diri bangsa yang lagi terkoyak oleh tantangn global yang bergejolak mencari pegangan nilai.

Tokoh yang telah lama memimpin Muslimat NU ini memandang bahwa ibu-ibu dan Indonesia harus tetap mandiri karena ini titik terpenting untuk membangun ummat dan bangsa.

Dalam momentum HUT ke – 80 Muslimat NU yang bertepatan dengan tanggal 29 Maret Khofifah meminta ibu-ibu  memperkuat kekuatan sosial ekonomi keluarga, yang berujung kemandirian bangsa, negara, dan untuk tetap tangguh, berani irit, juga menguatkan sikap gotong royong. Dalam menapaki dan melanjutkan perjuangan di HUT Muslimat NU yang ke- 80, yang bertepatan dengan  tanggal 29 Maret 2026 , “saya menghimbau Muslimat NU untuk terus istiqomah merawat tradisi, menguatkan kemandirian dan meneduhkan peradaban”, pesan dan tema yang sangat mendalam arti maknanya.

Tokoh sentral Muslimat NU yang juga menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur ini juga menekankan bahwa dalam masa pancaroba perang dan lunturnya kemanusiaan karena perang, keluarga dan ibu ibu rumah tangga adalah benteng yang paling penting kekuatan masyarakat dan bangsa.

Dalam Harlah ini, Khofifah terus mengajak Muslimat NU menggerakkan anggota dan pengurusnya untuk meneduhkan peradaban. “Bila ibu-ibu di dunia baik, maka dunia akan baik baik saja. Dalam Ajaran Islam “ibu ibu itu adalah sekolahan yang paling penting dan paling fundamental, “Al Ummu Madrasatul Ula” sambungnya dalam keterangan yanag diberikan.

Ketua Umum Dewan Pembina yang tangguh ini menukil ayat Al-Qur’an surat Annisa ayat 9, membangun generasi yang tangguh, bukan generasi yang lemah. Membangun keluarga yang kuat, bukan keluarga yang tidak sejahtera.
وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

Dalam konteks jaman yang stabilitas global mengalami ketegangan semacam sekarang bahwa menguatkan kemandirian itu perlu kekuatan akhlaq generasi muda, kekuatan ilmu pengetahuan dan karakter ibu-ibu sebagai penghulu pendidik, pengasuh generasi penerus.

“Muslimat NU melalui sumbangan pemikiran para guru besar, para dosen, dai da’iyah, para pejabat publik, pekerja sosial Muslimat dan professional terus bertekad untuk konsisten menguatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia yang lebih sejahtera.

“Dalam kondisi apapun, Muslimat NU akan hadir untuk melayani, melalui berbagai program peningkatkan peran bagi ummat dan bangsa. Saya mengajak kita semua untuk membangun diri” , lanjutnya.

“Kita memang sudah berjuang sebagaimana pendahulu dan para muassis Muslimat NU untuk meningkatkan peran dibidang pembangunan peradaban unggul, diakui oleh dunia sebagai organisasi perempuan yang sangat besar perannya dalam tatanan penguatan nilai kemanusiaan dan nilai kebangsaan, serta nilai perdamaian dunia. Namun tantangan ke depan lebih rumit, lanjutnya

“Kita tidak suka perang dunia terjadi, kita tetap ingin damai. Kita berharap pemimpin dunia, dan juga PBB dan kepala negara akan berkomitmen untuk membangun perdamaian”, imbuhnya.

Kata Khofifah, “kalau ada keputusan politik buntu di meja perundingan, dan terjadi ketegangan politik, “yang paling berat akibatnya itu ditanggung keluarga-keluaga dan terutama ibu-ibu”. Khofifah  menambahkan “namun kalau pemimpin dunia masih bersitegang, Muslimat NU siap untuk menguatkan diri dan melindungi anggota keluarga untuk tetap tangguh dalam kesederhanaanya”, tekadnya.

 

Related Posts

Internasional

Pelantikan Pengurus Cabang Istimewa PCI Muslimat NU Mesir di hadiri Asosiasi Profesor Muslimat NU

BERITA

APMNU Jajaki Kerja Sama dengan Liga Universitas Islam se-Dunia dan Suez Canal University

BERITA

APMNU Perkuat Jejaring Akademik Indonesia–Mesir lewat KBRI Kairo dan Universitas Al-Azhar

Next Post
Pesan perdamaian global  kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),inisiasi  Muslimat NU

Pesan perdamaian global kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),inisiasi Muslimat NU

Ketua PP Muslimat NU menekankan peran sentral ibu dalam perlindungan anak di era digital

Ketua PP Muslimat NU menekankan peran sentral ibu dalam perlindungan anak di era digital

PP Muslimat NU Sosialisasikan Hasil Keputusan Kongres XVIII dan POAM,Perkuat Tata Kelola Organisasi

PP Muslimat NU Sosialisasikan Hasil Keputusan Kongres XVIII dan POAM,Perkuat Tata Kelola Organisasi

No Result
View All Result

Channel Youtube

https://youtu.be/lxHnD_ro48Q

Follow us on social media:

  • Advertise
  • Careers
  • Hubungi Kami

© 2025 MuslimatNU.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030

© 2025 MuslimatNU.or.id