Kairo, Mesir, 18 Oktober 2026 — Asosiasi Profesor Muslimat Nahdlatul Ulama (APMNU) menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Muslimat Nahdlatul Ulama Mesir yang diselenggarakan di Hall Idarat al-Wafidin Al-Azhar, Kairo, Mesir, pada 18 Oktober 2026. Kehadiran APMNU dalam kegiatan ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Amany Lubis, Lc., M.A., selaku Ketua APMNU, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi Muslimat NU di tingkat internasional.
Pelantikan pengurus dilakukan oleh Prof. Dr. Hj. Zahrotun Nihayah, M.Si., Wakil Ketua III sekaligus Ketua Periodik II Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU masa khidmat 2025–2030, bersama Prof. Dr. Sururin, M.Ag., Wakil Ketua IV PP Muslimat NU masa khidmat 2025–2030. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat keberadaan dan peran Muslimat NU di Mesir, khususnya dalam membangun solidaritas perempuan Indonesia serta mengembangkan kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan di lingkungan diaspora Indonesia. Kehadiran Prof. Amany Lubis mencerminkan dukungan APMNU terhadap penguatan kepemimpinan perempuan dan keberlanjutan organisasi Muslimat NU di luar negeri. Sebagai wadah bagi profesor perempuan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, APMNU berkomitmen untuk mendorong peningkatan kapasitas perempuan, memperluas jejaring kolaborasi, serta memperkuat kontribusi perempuan di bidang akademik dan sosial.
Pelantikan pengurus PCI Muslimat NU Mesir diharapkan menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan program-program organisasi secara berkelanjutan, mempererat hubungan antaranggota, serta meningkatkan kontribusi perempuan Indonesia bagi masyarakat di Mesir. Selain menjadi agenda organisasi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan sinergi antara PCI Muslimat NU Mesir, Pimpinan Pusat Muslimat NU, dan APMNU. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi berbagai kegiatan kolaboratif dalam pemberdayaan perempuan, pengembangan wawasan keilmuan, dan penguatan hubungan masyarakat Indonesia di luar negeri. Melalui partisipasi ini, APMNU menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan organisasi perempuan Nahdlatul Ulama serta memperluas kontribusi para profesor perempuan Indonesia dalam membangun jejaring dan kerja sama lintas negara.



