• HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
  • KONGRES XVIII MUSLIMAT NU
  • Login
Muslimat NU
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
  • KONGRES XVIII MUSLIMAT NU
No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
  • KONGRES XVIII MUSLIMAT NU
No Result
View All Result
Muslimat NU
No Result
View All Result
Home BERITA

Ainiyah Yusuf – Gresik, Sosok yang Penuh Keteladanan

Jelang Kongres XVIII Muslimat NU, mengenang tokoh perempuan Muslimat NU

16 Januari 2025
in BERITA, KONGRES XVIII MUSLIMAT NU, NASIONAL, TOKOH
0
Ainiyah Yusuf – Gresik, Sosok yang Penuh Keteladanan
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Sosok Bu Nyai Aini

Hj. Ainiyah Yusuf (Bu Nyai Aini) merupakan istri dari K.H. Masbuhin Faqih, pendiri sekaligus pengasuh pondok pesantren Mambaus Sholihin, Gresik. Bu Nyai Aini lahir di Gresik, pada 30 Oktober 1952 dan putri kedua dari pasangan Haji Yusuf Karyadi dan Hj. Masfufah serta cucu dari K.H. Kholil dan Bu Nyai Mas’amah. Kakek Bu Nyai Aini, K.H. Kholil, merupakan pendiri Pesantren K.H. Kholil Suci, Manyar, Gresik. Bu Nyai Aini adalah perempuan yang senantiasa menemani dan menguatkan Azzam suaminya, K.H. Masbuhin Faqih, dalam melewati beratnya berjuang di tengah-tengah masyarakat dan santri. Bu Nyai sangat berjasa dalam berdirinya Pondok Pesantren Mambaus Sholihin di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

RelatedPosts

Psikologi Ibadah Haji: Menyucikan Jiwa, Menguatkan Makna, dan Wujud Kepedulian Yayasan Haji Muslimat NU

Diseminasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Bersama Yayasan HIDMAT Muslimat NU Pusat

Perkuat SDM PAC, Muslimat NU Surabaya Adakan Diklat Jurnalistik dan Public Speaking

Pendidikan Bu Nyai Aini
Bu Nyai Aini lahir dan besar di lingkungan pesantren, sehingga sejak kecil sudah mendapatkan pendidikan agama dan karakter langsung dari orang tua dan kakeknya. Bu Nyai mengenyam pendidikan di pesantren milik kakeknya yang dikenal dengan sebutan Pesantren K.H. Kholil Suci, Manyar, Gresik. Setelah menikah pada 1980, Bu Nyai Aini kemudian nyantri dan mengabdi di Pondok Pesantren Langitan, Tuban bersama sang suami hingga memiliki 5 anak.

Sosok yang Penuh Keteladanan
Bu Nyai Aini sangat dikenal dengan kepribadian yang sabar, dermawan, dan pekerja keras dalam melewati keadaan yang sulit. Sesusah apapun keadaan yang dihadapi Bu Nyai Aini, tak membuat Bu Nyai sering mengeluh, bahkan bibirnya tak pernah mengucapkan keluh kesah. Bu Nyai Aini sangat setia mendampingi, mendukung, dan membantu sang suami, Kiai Faqih, dalam berjuang mendirikan sekaligus mengembangkan pondok pesantren.

Perjuangan mereka sangat luar biasa dalam mengubah suatu lahan yang awalnya hanya berupa tanah gersang yang dipenuhi oleh ilalang, hingga menjadi sebuah area yang menjadi sumber cahaya, sumber ilmu penerang kegelapan yang mampu menunjukkan jalan yang benar di tengah masyarakat. Saat ini Pondok Pesantren Mambaus Sholihin memiliki 7 pondok cabang yang tersebar di Gresik, Tuban, Bali, Kepulauan Riau hingga Maluku Tengah.

Kenangan Bersama Bu Nyai Aini
Bu Nyai Aini dan Kiai Faqih memiliki 9 putra dan 3 putri. Menurut anak Bu Nyai Aini yang ketujuh, Ning Musyafa’ah, Bu nyai Aini adalah perempuan yang sangat sabar dan dermawan kepada siapapun. Selain itu, Bu Nyai Aini adalah orang yang rajin, kreatif, dan bersih. Bu Nyai tidak pernah bisa melihat tempat yang kotor. Ketika ada sampah sedikit pasti langsung dibersihkan. Bu Nyai juga sangat suka menjahit dan hasil jahitannya bagus dan rapih. Bu Nyai suka membuat model-model baju baru dengan berbagai macam kain, ungkap Ning Farida, adik dari Bu Nyai Aini. Bu Nyai Aini memiliki rasa mahabbah yang sangat tinggi kepada Rasulullah, banyak sunnah-sunnah yang istiqamah dikerjakan oleh Bu Nyai. Bu Nyai selalu membaca Qasidah Burdah setiap hari selasa malam dan membaca Manaqib di malam Jumat.

Bu Nyai Aini kemudian sakit dan sudah beberapa kali dirawat di rumah sakit dan yang terakhir tepatnya pada 14 Januari 2012, Bu Nyai dirawat inap di Rumah Sakit Petrokimia Gresik. Ketika itu kondisi Bu Nyai tampak sehat, Bu Nyai hanya melakukan terapi tenggorokan karena belum bisa menelan makanan. Akan tetapi, tidak ada perkembangan pada keadaan Bu Nyai Aini, hingga pada 17 Januari 2012, Bu Nyai dipindahkan di ruang ICU dan tak sampai 3 hari karena permintaan Bu Nyai Aini yang ingin keluar dari ruang ICU dengan harapan bisa berkumpul dengan keluarga. Bu Nyai Aini akhirnya menghembuskan nafas terakhir di usianya yang ke-60 di RS Petrokimia Gresik pada hari Ahad, 20 Januari 2012 pukul 00.00 WIB atau hari Senin bulan Rabiul Awal yang merupakan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW dan bertepatan juga dengan haulnya K.H. Abdul Hamid Pasuruan. (Sumber : Buku Biografi Bu Nyai Seri-1,HIDMAT MNU Pusat)

@Azzah Zumrud Muallif

Related Posts

Psikologi Ibadah Haji: Menyucikan Jiwa, Menguatkan Makna, dan Wujud Kepedulian Yayasan Haji Muslimat NU
BERITA

Psikologi Ibadah Haji: Menyucikan Jiwa, Menguatkan Makna, dan Wujud Kepedulian Yayasan Haji Muslimat NU

Diseminasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Bersama Yayasan HIDMAT Muslimat NU Pusat
HIDMAT MNU

Diseminasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Bersama Yayasan HIDMAT Muslimat NU Pusat

Perkuat SDM PAC, Muslimat NU Surabaya Adakan Diklat Jurnalistik dan Public Speaking
BERITA

Perkuat SDM PAC, Muslimat NU Surabaya Adakan Diklat Jurnalistik dan Public Speaking

Next Post

Ibu Nyai Azzah Nurlaila (Kediri) sangat apresiatif kepada perempuan Muslimat NU

Nyai Romlah Djumali, Piatu dari kecil Nyai Asal Sleman Yogyakarta

Nyai Romlah Djumali, Piatu dari kecil Nyai Asal Sleman Yogyakarta

Semarak bendera menyambut perhelatan akbar Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya

Semarak bendera menyambut perhelatan akbar Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya

No Result
View All Result

Channel Youtube

https://youtu.be/lxHnD_ro48Q
  • Advertise
  • Careers
  • Hubungi Kami

© 2025 MuslimatNU.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
  • KONGRES XVIII MUSLIMAT NU

© 2025 MuslimatNU.or.id