Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bekerja sama dengan Himpunan Daiyah dan Majelis Taklim (HIDMAT) Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama menyelenggarakan kegiatan Diseminasi bertema: Satu Visi, Satu Aksi: Penguatan Sinergi melalui Pengenalan Karakter Organisasi”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Selasa, Tanggal 14 April 2026. bertempat di, Hotel Aston Jakarta.

Kegiatan diseminasi ini dihadiri oleh peserta yang terdiri dari jajaran :
- pengurus HIDMAT, para daiyah, serta pengurus majelis taklim Muslimat NU se-Jabodetabek
- Perwakilan Biro/travel Perjalanan Haji dan Umroh mitra Muslimat NU
- Tokoh perempuan, tokoh masyarakat, dan unsur pendamping umat
- Peserta undangan lain.
Dr. Hj. Romlah Widayati, M. Ag, Ketua HIDMAT PP Muslimat NU mengungkapkan bahwa: “Muslimat NU sebagai organisasi perempuan terbesar memiliki tanggung jawab moral untuk turut mencerdaskan umat. Kolaborasi dengan BPKH ini merupakan ikhtiar bersama agar jamaah dan masyarakat luas memahami bahwa pengelolaan keuangan haji dilakukan secara profesional dan diawasi oleh berbagai pihak, termasuk Dewan Pengawas, DPS, BPK, dan DPR RI. Kami siap menjadi mitra aktif BPKH dalam menyosialisasikan informasi yang utuh dan akurat hingga ke tingkat akar rumput.”Kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada apesert a mengenai pengelolaan dan Pengawasan keuangan haji yang dilakukan oleh BPKH untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.
“BPKH berkomitmen penuh untuk mengelola dana haji jamaah dengan amanah. Dana yang disetorkan jamaah tidak mengendap, melainkan diinvestasikan pada instrumen syariah yang aman. Seluruh nilai manfaat yang dihasilkan dikembalikan untuk mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan program kemaslahatan umat. Peran Ibu-ibu Muslimat NU sangat strategis sebagai agen edukasi di tengah masyarakat untuk menyampaikan informasi yang benar dan melawan disinformasi terkait dana haji”, ungkap Badan Pelaksana BPKH, Dr. Dawud Arif Khan, AK, CPA, M. Si
Rangkaian acara meliputi pemaparan materi mengenai skema pengelolaan keuangan haji, mekanisme penempatan investasi, serta program kemaslahatan BPKH. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif, mencerminkan tingginya antusiasme peserta terhadap isu pengelolaan dana haji.
BPKH dan HIDMAT Muslimat NU Melalui kegiatan ini, berharap dapat memperkuat sinergi kelembagaan dalam rangka membangun kepercayaan publik dan meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat.
*Kontributor: Etika Nailur Rahma



