• HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
  • Login
Muslimat NU
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
No Result
View All Result
Muslimat NU
No Result
View All Result
Home JEJAK & HIKMAH

Sahabat Ansor dan Tamu yang Kelaparan

19 Februari 2020
in JEJAK & HIKMAH
0
Sahabat Ansor dan Tamu yang Kelaparan
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Seperti biasa, sehabis Isya Rasulullah SAW melakukan halqah atau kajian keagamaan bersama para sahabat di masjid. Namun tiba-tiba ada seorang lelaki datang dan kemudian berkata kepada Rasulullah SAW. ” Wahai Rasulullah saya lapar,” sontak halqah dihentikan.

Setelah itu Rasulullah SAW mengajak orang tersebut pulang ke tempat salah satu istrinya. Dan ternyata di tempat tersebut tidak ada makanan, hanya ada seteguk air. Kemudian Rasulullah mengajak juga ke isterinya yang lain. Namun keadaannya sama juga. Kemudian Rasulullah kembali ke masjid. Tampak para sahabat masih setia menunggu.

RelatedPosts

Belajar dari Buku: HADRATUSSYAIKH KH. M. HASYIM ASY’ARI, Sang Pemersatu Umat Islam Indonesia (Pemikiran Reflektif Socio-Religious KH. Abdul Hakim Mahfudz)

Sholichah Munawwaroh,  Ibu Sang Bapak Pluralisme, Sang Ayam Induk

Syarat Pahala adalah Keikhlasan

Tak lama kemudian Rasulullah menawarkan kepada sahabatnya siapa diantara mereka yang bisa menjamu tamu tersebut. Tawaran itu disambut salah seorang sahabat Anshor. Kemudian tamu itu diajaknya pulang. Sesampainya di rumah ia bercakap dengan istrinya,” Istriku jamulah tamu Rasulullah ini.”

Kemudian istrinya pergi ke dapur bersama dengan suaminya. “ Suamiku malam ini kita tidak memilki apa-apa kecuali persediaan makan untuk anak kita,” kata istrinya.

“ Istriku, hiburlah anak kita dengan sesuatu. Kalau ia minta makan ajaklah tidur. Jadi siapkan makan untuk tamu kita itu,” kata suaminya.

Istrinya tampak bingung. Sesaat kemudian sahabat Ansor itu berkata lagi,” Sediakan dua piring makan di meja makan, satu piring berikan makan untuk tamu itu, satu lagi piring kosong untukku. Apabila tamu itu masuk ke ruang makan, maka matikanlah lampu.’

Apa yang dikatakan oleh suaminya itu membuat bangga. Sikap suaminya yang ikhlas dan memperhatikan tamunya yang lapar membuatnya merasa sangat senang hati.  Maka makanpun dimulai. Tamu dengan lahap memakan apa yang dihidangkan oleh keluarga tersebut. Sedangkan si tuan rumah memainkan piring yang kosong.

Keesokan harinya sahabat Ansor itu menemui Rasulullah SAW. Sebelum mengisahkan pengalamannya semalam, Rasulullah SAW. telah mendahuluinya dan bersabda,”Sandiwaramu semalam telah membuat Allah takjub. Semoga Allah memberkati kehidupanmu.”

Related Posts

Belajar dari Buku: HADRATUSSYAIKH KH. M. HASYIM ASY’ARI, Sang Pemersatu Umat Islam Indonesia (Pemikiran Reflektif Socio-Religious KH. Abdul Hakim Mahfudz)
BERITA

Belajar dari Buku: HADRATUSSYAIKH KH. M. HASYIM ASY’ARI, Sang Pemersatu Umat Islam Indonesia (Pemikiran Reflektif Socio-Religious KH. Abdul Hakim Mahfudz)

Sholichah Munawwaroh,  Ibu Sang Bapak Pluralisme, Sang Ayam Induk
BERITA

Sholichah Munawwaroh,  Ibu Sang Bapak Pluralisme, Sang Ayam Induk

Memaafkan orang lain, maka Allah Swt memaafkan kita.
JEJAK & HIKMAH

Syarat Pahala adalah Keikhlasan

Next Post
Dra. Hj. Suniyah Wahibah Terpilih Sebagai Ketua PAC Baron Muslimat NU

Dra. Hj. Suniyah Wahibah Terpilih Sebagai Ketua PAC Baron Muslimat NU

Nyai Imamah Romli Terpilih sebagai Ketua PAC Muslimat NU Proppo Pamekasan

Nyai Imamah Romli Terpilih sebagai Ketua PAC Muslimat NU Proppo Pamekasan

Pengukuhan 23 Pengurus PAC Muslimat NU Lampung Selatan

Pengukuhan 23 Pengurus PAC Muslimat NU Lampung Selatan

No Result
View All Result

Channel Youtube

https://youtu.be/lxHnD_ro48Q
  • Advertise
  • Careers
  • Hubungi Kami

© 2025 MuslimatNU.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030

© 2025 MuslimatNU.or.id