Seminar dengan platform zoominar yang sudah rutin dilakukan oleh warga Muslimat NU, PP Muslimat NU Bidang Tenaga Kerja putaran zoominar kali ini sangat menarik temanya yaitu Peluang Pasar Eksport keluar negri. Peserta Zoominar, dari Kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) binaan Bidang Tenaga Kerja
Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia, ibu-ibu Pengusaha/Industri skala Kecil
Menengah binaan Bidang Tenaga Kerja PP Muslimat NU dan peserta yang hadir pada Zoominar ”Peluang
Pasar Ekspor, yang kali ini dikhususkan pada wilayah Timur Tengah, yaitu Arab Saudi dan Qatar”.

Saat ini Kelompok Tenaga Kerja Mandiri Muslimat NU sudah lebih dari 200 kelompok, di seluruh Indonesia, telah beroperasi dengan jenis usaha yang beragam dari sektor kuliner, fashion, pertanian/agribinis, hingga jasa salon dan foto cetak digital.
PP Muslimat NU selalu berusaha untuk meningkatkan kapasitas anggota kelompok TKM dan kinerja
TKM, dalam kiprah yang bersifat sosial hingga ekonomi, melalui kerjasama kegiatan hingga forum-forum
pembelajaran, penyegaran, berbagi pengalaman terkait Peningkatan Keterampilan, tentang
Kewirausahaan, Manajemen Keuangan dan lainnya, serta sosialisasi untuk mempertemukan TKM dengan mitra Muslimat NU yang dinilai dapat berkontribusi untuk tujuan dimaksud, seperti Pertamina Patra Niaga, Pertamina Foundation, BukuKas, Bank BRI dan sebagainya.
Oleh karena itu, pertemuan-pertemuan untuk memberi tambahan wawasan, seperti zoominar kali ini
diharapkan menjadi ajang untuk bisa berkomunikasi online antar kelompok, yang terbentuk dari berbagai
tahun yang berbeda. Kesempatan untuk saling sharing ide-ide konstruktif untuk pengembangan TKM baik secara berkelompok, maupun secara individual. Kali ini, salah satu yang ingin ditekankan dan mendapat perhatian adalah pentingnya TKM kuliner untuk mendokumentasikan dokumen pembentukan kelompok dan keigatan-kegiatan kelompok, hingga revitalisasi kelompok yang mungkin sudah vakum atau perlunya memulai uji coba menyajikan makanan bergizi dalam porsi yang memadai dengan perkiraan harga yang bakal ditetapkan pemerintah, dengan penampilan yang baik, yang dapat bermanfaat saat kebijakan Makan Siang Gratis atau Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh Presiden mendatang yang terpilih bapak Prabowo Subianto direalisasikan. TKM Muslimat NU di seluruh Indonesia diharapkan dapat berpartisipasi dalam program dimaksud.
“Zoominar kali ini, agak berbeda dari biasanya yang cenderung melihat ke dalam, kali ini Muslimat NU
mencanangkan program untuk kita melihat ke luar (outward looking). Sekalipun pasar dalam negeri
Indonesia sangat besar, sebagaimana populasinya yang berada di nomor urut 4 dunia, menjadikan pasar
luar negeri sebagai tujuan pasar diharapkan dapat mempercepat perpindahan kelas wirausaha lokal dari wirausaha pemula menjadi wirausaha mapan, pengusaha dengan inovasi dan ide-ide baru. Persyaratan
dan ragam dokumen ekspor yang harus dipenuhi, persyaratan ketat negara pengimpor untuk produk kita
agar bisa masuk, persyaratan pelanggan di luar negeri yang tidak jarang belum ada referensinya di pasar lokal berepan dalam meningkatkan kapasitas, daya juang dan daya tahan pengusaha eksportir sehingga
menjadi lebih kreatif, visioner, inovatif”. Imbuh ibu Ariza Agustina dalam sambutan pembukaan sebagai Ketua VIII Bidang Tenaga Kerja PP Muslimat NU.
Dari banyak produk ekspor Indonesia, produk makanan memiliki cukup banyak peminat dan tidak
termasuk jenis barang ekspor yang dibatasi, ditambah perkembangan teknologi digital saat ini
memungkinkan aktivitas ekspor impor menjadi lebih lancar. Jenis makan yang banyak dicari oleh negara lain atau tergolong laris di pasar luar negeri, antar lain seperti: udang kemasan yang diminati oleh negara seperti Amerika Serikat dan Jepang, produk kopi dari Indonesia yang telah diakui oleh dunia internasional, makanan ringan seperti kriik dan kerupuk, camilan buah dan kacang, saus seperti beragam jenis sambal khas seperti sambal matah dan sambal terasi, produk olahan coklat berupa minuman instan, kue dan biskuit, jus buah-buah tropis seperti nanas dan mangga.
Menjadikan perempuan pekerja mandiri memasuki pasar global, upaya mendukung percepatan
peningkatan wirausaha mapan membutuhkan ekosistem wirausaha, sebagai lingkungan yang mendukung
pengembangan wirausaha pemula menjadi wirausaha mapan, yang meliputi kondisi yang mendukung
peningkatan pengetahuan tentang pengelolaan pembiayaan usaha/bisnis hingga rencana dan
pengelolaan pemasaran dan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan keberlangsungan bisnis.
Semoga Zoominar Peluang Pasar Ekspor Timur Tengah kali ini menjadikan kelompok TKM binaan
Muslimat NU termotivasi untuk mulai masuk ke pasar internasional. Terlebih era dunia baru saat ini,
memungkinkan bisnis tradisional yang biasanya bersifat offline untuk memanfaatkan model bisnis online
dalam pemasarannya. Maraknya pola pemasaran online membuka peluang bagi ibu-ibu untuk berkiprah
dalam aktivitas ekonomi produktif dari rumah menyasar target pasar tidak hanya pasar domestik tetapi
juga pasar global.

Zoominar menghadirkan pelaku ekspor dari warga Muslimat NU, sebagai narasumber Hj.Sri Sabbahatun yang sudah berpengalaman. Lebih detail ada testimoni dari luar negri tepatnya dari Mesir testimoni Ketua PCI Muslimat NU Mesir Hj. Nayla Maghfiroh dan Hj.Farida Fuad ketua PCI MNU Arab Saudi. Participans ratusan yang hadir di ruang zoom aktif dan sangat interaktif dengan tema yang menarik mampu memberikan pencerahan informasi yang transformatif khususnya untuk pelaku usaha warga anggota Muslimat NU.
By : A-Zhoem







