Cilacap, Jawa Tengah – Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) terus memperkuat gerakan pemberdayaan perempuan dan kepedulian sosial melalui Program MUSTIKA MESEM (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem). Kegiatan ini merupakan kolaborasi PP Muslimat BU dengan Paragon Corp, Lazisnu, Yaici dan BSI, di Kabupaten Cilacap dan dilaksanakan selama dua hari, Rabu–Kamis, 16–17 September 2026, dengan rangkaian kegiatan edukasi gizi, pengukuhan Ibu Mustika Mesem, kunjungan keluarga terindikasi stunting, serta kepedulian terhadap lingkungan dan pesantren.
Rangkaian kegiatan diawali pada Rabu (16/9/2026) pertama-tama audiensi ke Ibu Plt Bupati Kabupaten Cilacap. Alhamdulillah PP Muslimat NU diterima oleh Pemda Kab Cilacap diwakili Asda III Drs. Budi Santosa, M.Si didampingi Kepala Dinas Kesehatan ,Hasanuddin, S.STP., M.M; Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Cilacap, H. Aziz Muslim dan para OPD kab cilacap. Audiensi menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara Muslimat NU dan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Selain kegiatan audiensi, rombongan Muslimat NU juga melakukan kunjungan lapangan kepada keluarga yang terindikasi stunting di wilayah Kabupaten Cilacap. Kunjungan ini menjadi sarana untuk melihat secara langsung kondisi keluarga sekaligus memperkuat edukasi mengenai pemenuhan gizi yang tepat bagi ibu dan anak.
Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah edukasi mengenai gizi dan meluruskan peruntukan kental manis. Edukasi ini penting untuk meningkatkan pemahaman keluarga agar dapat memberikan makanan dan minuman yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak serta tidak menjadikan kental manis sebagai pengganti susu atau sumber gizi utama.
Program MUSTIKA MESEM sendiri dikembangkan sebagai gerakan pemberdayaan yang mengintegrasikan penguatan keluarga, kepedulian sosial, serta perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dengan bersedekah secara berkelompok dan memberi makan setiap hari pada warga yang menjadi binaan melalui jaringan kader Muslimat NU, program diharapkan dapat menghadirkan manfaat nyata dan mendorong perempuan menjadi penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.
Tim Muslimat NU juga melakukan silaturahmi ke pesantren yang kurang mampu di wilayah Kabupaten Cilacap. Kegiatan tersebut diisi dengan memberikan tali kasih kepada Santriwan Santriwati, Ustadz / Ustadzah dan Kyai / Pengasuh Pondok Pesantren. Dilanjutkan dengan penanaman pohon (Tanaman Obat Keluarga) sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kampanye hidup sehat, khususnya di Pondok Pesantren itu sendiri.
Ketua Dewan Pembina PP Muslimat NU, Dr. Hj. Khofifah Indar Parawansa, selama ini memberikan perhatian terhadap program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Muslimat NU. Penguatan kualitas keluarga melalui pemberdayaan perempuan, kepedulian sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi bagian penting dari gerakan Muslimat NU.
Sementara itu, Ketua PP Muslimat NU, Dra. Hj. Arifah Choirie Fauzi, M.Si., menegaskan bahwa berbagai program pemberdayaan merupakan bagian dari khidmah Muslimat NU kepada umat. Semangat tersebut diwujudkan melalui penguatan solidaritas, gotong royong, dan peningkatan peran perempuan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Pengukuhan Ibu Mustika Mesem Muslimat NU Cilacap
Puncak rangkaian kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026, melalui Pengukuhan Ibu Mustika Mesem Muslimat NU Cilacap. Acara diawali dengan registrasi, persiapan, dan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathan, dan Mars Muslimat NU.
Selanjutnya disampaikan laporan Ketua PW/PC Muslimat NU, pengukuhan Ibu Mustika Mesem Muslimat NU, sambutan Ketua PP Muslimat NU, serta sambutan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap.
Pengukuhan ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kader Muslimat NU dalam mendampingi keluarga dan masyarakat, khususnya dalam menghadapi persoalan kemiskinan, gizi, kesehatan anak, dan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan di Cilacap, PP Muslimat NU berharap Ibu Mustika Mesem dapat menjadi kader penggerak yang mampu membangun kepedulian, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendorong masyarakat lebih peduli dengan sesama juga untuk hidup lebih sehat dan mandiri.
Rangkaian kegiatan yang memadukan sinergi dengan pemerintah daerah, edukasi gizi, kepedulian terhadap keluarga terindikasi stunting, perhatian kepada pesantren, dan pelestarian lingkungan menjadi wujud nyata khidmah Muslimat NU di tengah masyarakat.
Dengan semangat khidmah, kolaborasi, pemberdayaan perempuan, dan kepedulian terhadap generasi masa depan, Program MUSTIKA MESEM di Kabupaten Cilacap diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat langsung bagi keluarga dan masyarakat.
Kontributor: Etika Nailur Rahma




