• HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
  • Login
Muslimat NU
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030
No Result
View All Result
Muslimat NU
No Result
View All Result
Home BERITA

Riyadhoh YHM NU: Menguatkan Sanad Keilmuan, Spiritualitas, dan Kebersamaan dalam Khidmah

3 Agustus 2026
in BERITA, NASIONAL, YHM NU
0
Riyadhoh YHM NU: Menguatkan Sanad Keilmuan, Spiritualitas, dan Kebersamaan dalam Khidmah
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bekasi, 2 Agustus 2026 – Yayasan Haji Muslimat NU (YHM NU) Pusat kembali menyelenggarakan kegiatan Riyadhoh Khusus sebagai ikhtiar memperkuat dimensi spiritual, ukhuwah, dan komitmen pengabdian para pengurus dalam menjalankan amanah organisasi. Kegiatan yang berlangsung di kediaman Hj. Mimin Austiyana, Cluster New Liverpool, Mutiara Gading City, Bekasi Utara, ini dihadiri oleh Anggota Dewan Pembina dan  serta jajaran Pengurus YHM NU Pusat. Riyadhoh menjadi pembiasaan dan cirikhas baik di keluarga besar Muslimat NU.

RelatedPosts

Pelatihan Manasik Haji Muslimat NU Kota Bandung Bersama YHM NU: Menguatkan Pemahaman Ibadah Haji yang Sesuai Syariat dan Berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah

Muslimat NU Gandeng YAICI Tingkatkan Literasi Gizi Keluarga, Percepatan Penurunan Stunting

Muslimat NU Perkuat Peran Kader dalam Edukasi Gizi Keluarga dan Pencegahan Stunting di Bandung Barat

Acara dibuka dengan pembacaan Ummul Kitab dan doa bersama, dilanjutkan rangkaian Riyadhoh Khusus YHM NU Pusat yang telah menjadi salah satu program pembinaan ruhani bagi seluruh pengurus. Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan sebagai wujud ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon keberkahan bagi organisasi, keluarga besar Muslimat NU, serta bangsa Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua YHM NU Pusat, Hj. Azzah Zumrud, menyampaikan bahwa riyadhoh bukan sekadar rutinitas membaca wirid dan doa, melainkan proses penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), penguatan keikhlasan, serta pembentukan karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

Ditegaskan bahwa seluruh rangkaian bacaan yang diamalkan memiliki sanad keilmuan yang jelas, diwariskan oleh para ulama salaf dan diteruskan melalui mata rantai guru-guru Nahdlatul Ulama. Karena itu, setiap bacaan tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi media menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam yang otentik. “Syaratnya juga harus yakin, tegak lurus dan sekali lagi yakin riyadhoh kita dikabulkan, inilah hikmahnya berjama’ah atau doa bersama ini” imbuh asesor BNSP skema Pembimbing Ibadah Haji dan Umroh ini.

Selanjutnya menjaga sanad berarti menjaga kemurnian amalan agar tetap bersumber dari Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah SAW, serta tuntunan para ulama yang terpercaya. Dengan demikian, setiap doa dan dzikir yang dibaca tidak hanya menjadi ibadah personal, tetapi juga menjadi pengikat spiritual dalam perjuangan organisasi. hajat-hajat kebangsaan didhohirkan, hajat program baik Umroh Bersama, hajat sohibul bait dan yang hadir silaturruh almarhum-almarhumah keluarga yang hadir, silaturrahmi dan silatul ilmi dirasa efektif dalam kegiatan ini.

Rangkaian riyadhoh diawali dengan pembacaan Surat Yasin Fadhilah, yaitu amalan yang telah lama hidup dalam tradisi ulama Nusantara. Pembacaan Yasin Fadhilah dilakukan dengan menyisipkan doa-doa pilihan pada ayat-ayat tertentu sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan urusan, keberkahan rezeki, kesehatan, keselamatan, serta keberhasilan dalam menjalankan amanah dakwah dan pelayanan umat. Para ulama menjelaskan bahwa membaca Al-Qur’an merupakan ibadah yang agung, sementara doa yang dipanjatkan setelahnya merupakan bentuk tawassul kepada Allah melalui kemuliaan firman-Nya.

Selanjutnya, jamaah bersama-sama melantunkan Istighotsah sebagai bentuk permohonan pertolongan kepada Allah SWT ketika menghadapi berbagai tantangan kehidupan dan amanah organisasi. Susunan bacaan istighotsah yang digunakan merupakan rangkaian doa yang telah lama diamalkan di lingkungan Nahdlatul Ulama dan disusun berdasarkan tuntunan para masyayikh dengan landasan Al-Qur’an, hadis, dzikir, istighfar, shalawat, serta doa-doa yang diajarkan para ulama. Melalui istighotsah, seluruh peserta memohon agar Allah SWT memberikan kekuatan lahir dan batin, perlindungan dari segala fitnah, serta pertolongan dalam menjalankan perjuangan untuk kemaslahatan umat.

Rangkaian dzikir kemudian dilanjutkan dengan Ratib Al-Haddad, karya agung Al-Imam Abdullah bin Alawi Al-Haddad, seorang ulama besar Hadramaut yang memiliki sanad keilmuan bersambung kepada Rasulullah SAW. Ratib ini berisi ayat-ayat Al-Qur’an, dzikir, tasbih, tahmid, tahlil, shalawat, serta doa-doa pilihan yang telah diamalkan oleh kaum muslimin di berbagai belahan dunia selama berabad-abad. Para ulama menjelaskan bahwa Ratib Al-Haddad menjadi benteng ruhani yang memperkuat keimanan, menjaga hati dari kelalaian, menghadirkan ketenangan jiwa, serta menjadi wasilah memohon perlindungan Allah SWT dari berbagai marabahaya.

Mau’idhah hasanah disampaikan oleh Hj. Aniroh, S.E., selaku Anggota Dewan Pembina YHM NU Pusat. Dalam tausiyahnya beliau mengajak seluruh pengurus untuk senantiasa menjaga keikhlasan dalam berkhidmah. Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh program kerja dan kemampuan manajerial, tetapi juga oleh kekuatan doa, istiqamah dalam beribadah, serta kekompakan hati para pengurus.

Beliau menekankan bahwa riyadhoh merupakan investasi ruhani yang akan melahirkan ketenangan, kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, serta kekuatan moral dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi. Oleh karena itu, budaya dzikir, membaca Al-Qur’an, shalawat, dan doa bersama hendaknya terus dipelihara sebagai identitas perjuangan Muslimat NU yang mengedepankan keseimbangan antara ikhtiar lahir dan ikhtiar batin.

Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika seluruh peserta saling berbagi pengalaman, mempererat silaturahmi, serta berdiskusi mengenai berbagai program strategis YHM NU Pusat. Momentum ini menjadi penguat semangat kolektif untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada jamaah haji, calon jamaah umrah, dan masyarakat luas melalui berbagai program pemberdayaan yang berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah Annahdliyah.

Melalui kegiatan Riyadhoh Khusus ini, YHM NU Pusat berharap seluruh pengurus senantiasa memperoleh kekuatan spiritual, keberkahan dalam setiap langkah pengabdian, serta kemudahan dari Allah SWT dalam mewujudkan berbagai program organisasi. Semoga tradisi riyadhoh yang diwariskan para ulama terus menjadi cahaya yang menerangi perjalanan YHM NU dalam mengabdi kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, menjaga persatuan, melimpahkan keberkahan kepada keluarga besar YHM NU Pusat, PP Muslimat NU, dan seluruh anggota Muslimat NU dan pimpinan atau pengurus dari Pusat, Wilayah, Cabang Kota/ Kabupaten, Anak Cabang Tingkat Kecamatan, Ranting tingkat Kelurahan, Anak Ranting tingkat RW-RT dan jama’ah Majelis-majelis Taklim bersatu dalam ikatan doa semoga dalam khidmah diberikan kekuatan dan Allah Swt. memberikan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian untuk kemaslahatan umat.” imbuh Siti Aniroh menutup kegiatan yang juga sebagai pengasuh, pembina, pengawas beberapa Yayasan yang bergerak dalam dunia pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

By : A-Zhoem

Related Posts

Pelatihan Manasik Haji Muslimat NU Kota Bandung Bersama YHM NU: Menguatkan Pemahaman Ibadah Haji yang Sesuai Syariat dan Berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah
BERITA

Pelatihan Manasik Haji Muslimat NU Kota Bandung Bersama YHM NU: Menguatkan Pemahaman Ibadah Haji yang Sesuai Syariat dan Berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah

Muslimat NU Gandeng YAICI Tingkatkan Literasi Gizi Keluarga, Percepatan Penurunan Stunting
BERITA

Muslimat NU Gandeng YAICI Tingkatkan Literasi Gizi Keluarga, Percepatan Penurunan Stunting

Muslimat NU Perkuat Peran Kader dalam Edukasi Gizi Keluarga dan Pencegahan Stunting di Bandung Barat
BERITA

Muslimat NU Perkuat Peran Kader dalam Edukasi Gizi Keluarga dan Pencegahan Stunting di Bandung Barat

No Result
View All Result

Channel Youtube

https://youtu.be/lxHnD_ro48Q
  • Advertise
  • Careers
  • Hubungi Kami

© 2025 MuslimatNU.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
  • PERANGKAT
    • YKM NU
    • YPM NU
    • YHM NU
    • HIDMAT MNU
    • INKOPAN MNU
  • JEJAK & HIKMAH
  • BINCANG TOLERANSI
  • TOKOH
  • KONSULTASI
    • FIQH
    • KESEHATAN
    • WARIS
    • PERNIKAHAN
  • UCAPAN
  • TENTANG KAMI
    • Sejarah Singkat Muslimat NU
    • Bidang Muslimat NU
    • Susunan Lengkap Pengurus PP Muslimat NU 2025-2030

© 2025 MuslimatNU.or.id