PP Muslimat NU selalu berupaya turut bekerjasama dan berperan aktif dalam upaya promotif dan preventif untuk mengatasi permasalahan kesehatan. Adapun pada tahun 2021 ini, sesuai arahan Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, kerjasama Muslimat NU difokuskan pada upaya pemberdayaan masyarakat Pesantren dan penanggulangan Tuberkulosis di 3 provinsi, salah satunya provinsi Jawa Barat (Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Kuningan).
Setelah dilaksanakan beberapa kali Rakor, salah satu dari rangkaian kegiatan yang dilakukan selanjutnya adalah lokakarya pemberdayaan masyarakat pesantren dalam penanggulangan Tuberkulosis yang dilaksanakan secara luring oleh PC MNU Kuningan dan PC MNU Sumedang, yang berlangsung pada tanggal 20-23 september 2021, acara mulai dari pukul 08.00-15.30, bertempat di Aula PC NU Kab. Sumedang dan Ruang Rapat PC. MNU Kabupaten Kuningan.
Lokakarya dihadiri oleh 19 orang peserta terdiri dari Dinkes kabupaten , Kemenag kabupaten ,Puskesmas, PC MNU, Camat, Perwakilan dari pesantren, dan beberapa tamu undangan (seperti Bupati, PP MNU, PW MNU dsb)
Pada kesempatan ini PP Muslimat NU bersosialisasi memantau turun untuk memastikan kegiatan tersebut sudah terlaksana. Adapun dari PP Muslimat hadir dr Hj. Erna Yulia Soefihara selaku ketua bidang kesehatan PP MNU dan juga sebagai Ketua Tim Germas 2021, Dra Hj. Nurhasanah Arifin, selaku bendahara tim Germas; Dr Hj Yuminah, sebagai PIC kabupaten Sumedang dan Yuliwati, M.Pd , sebagai PIC kabupaten Kuningan.
Ketua Tim Germas 2021, dr Hj. Erna Yulia Soefihara mengungkapkan, “Perlunya Meningkatkan pengetahuan dan pemberdayaan para santri untuk melaksanakan kegiatan PHBS dalam Penanggulangan Tuberkulosis, dan adanya kebijakan dalam mengatasi permasalahan kesehatan pesantren pelaksanaan analisis situasi untuk mengenal kondisi pesantren sebagai dasar penyusunan rencana intervensi kegiatan pemberdayaan masyarakat pesantren”, jelasnya
Tambah beliau pula, “Sesudah lokakarya PC dan Ponpes oleh kader didamping puskesmas dan dinkes kabupaten. Demikian pula Kemenkes pusat mendelegasikan ke dinkes kab, dan puskesmas untuk menjadi fasilitator, kita berikan sepenuhnya kreativitas pada mereka”, ungkap ketua bidang kesehatan PP MNU, dr Hj. Erna Yulia Soefihara.
Demikian pula dari PWNU Jabar, PC MNU Kuningan dan PC Sumedang juga menyambut baik kedatangan PP Muslimat NU dan mengucapkan terimakasih nya atas kepercayaan kepada kabupaten mereka bisa mendapatkan program ini.
*Kontributor: ENR






