“Pendakwah ada yang memberikan hal-hal yang serem, sebaliknya hendaknya beri kabar gembira permudah jangan ruwet-ruwet, da’iyah ibu-ibu Muslimat NU pemberi kabar gembira sebagai pelita yang menyinari, agen minadlulumati ilannnur, hilangkan rasa gelap hati,gelap pikiran pada orang lain, jadilah ibu-ibu Muslimat NU yang “menyinari”,memberikan angin sejuk dan menyinari, hadir sebagai sang pencerah. sebagaimana Hadrotusysyech menjadi Pelita yang menyinari, menjadi sang penyinar,sang pencerah”. arahan ibu Khofifah Ketua Umum PP Muslimat NU dalam Haul Hadrotusyech KH.Hasim Asy’ari ke-78 yang digelar PP Muslimat NU (9/4/2022).
“Ibu-ibu… Hadrotussyech sosok yang tidak mau di “haul”-i, karena tawadhu’nya. Akan tetapi Muslimat NU dan kita semua tabarukan dan sekarang ini butuh narasi sosok figur. Literasi sosok yang menanamkan ajaran Persatuan dan Kesatuan,Qonun Asisi penting dengna ruh jangan cerai berai, bersatu padu dalam perkumpulan Jam’iyyah NU”.tambah Ibu Gubernur Jawa Timur.
Hadrotussyech Hasyim Asy’ari terkenal dengan state yang mengayomi “Siapa yang ngurusi NU, maka dia dan keluarganya akan saya anggap santriku”,bukan yang mengurus,pengurus NU saja. Tapi include bersama keluarganya.
Selanjutnya Ibu Khofifah memberikan penguatan kepada peserta yang hadir baik offline maupun virtual, menukil dalil naqli QS.Azzumar ayat 71-73. Azzumar berarti rombong-rombongan, surah kategori Makiyah terdiri 75 ayat. Orang-orang masuk syurga berombongan,cari ketua rombongan,nunut rombongan. “Disini kita bersyukur dan menjaga ada dzurriyah Putri KH Wahab Hasbullah misalnya, ini penting ditengah krisil profil dan figur tadi” Ungkap tambahannya.
Hadrotussyech KH.Hasyim Asy’ari menjadi panutan, saya dan kita berharap dikaji dengan baik “Ngaji Qonun Asasi Wisdoom” Hadrotussyech. Ajaran seruan :”Serulah ke Tuhanmu dengan bijaksana,Bil hikmah Wal mauidhotul hasanah. Pola dan proses “Wajadilhum billatiy hiya ahsan” mari kita adakan dan budayakan dengan berkhidmah di Muslimat NU. Bil Mujadalah tidak/belum banyak yang menguasai, yang pasti ada di ibu-ibu Muslimat NU.
Acara Haul digelar dengan Hybrid, ratusan participans platform zoom dihadiri ibu-ibu Muslimat NU dari dalam dan luar negri mengikuti acara demi acara, diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan Tahlil dipimpin oleh Ustadzah Hj.Maryam. Dan doa umum dan pembacaan shalawat burdah dipimpin langsung oleh Ibu Nyai Hj.Machfudhoh Aly Ubaid binti KH.Wahab Chasbullah.
Acara diahiri dengan ramah tamah dalam waktu efektif terjalin komuniakasi silaturahim virtual dengan ibu-ibu pimpinan Muslimat NU Cabang Istimewa luar negri dan Wilayah,Cabang, Anak Cabang, Ranting dan Anak Ranting.
Kontributor : A-Zhoem






